Hadapi Pandemi COVID-19 Menjelang Ramadan, Harga dan Stok Sembako di Buton Stabil
Bagikan

PUBLIKSATU - Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Buton, Zilfar Djafar mengungkapkan harga kebutuhan masyarakat di tengah pandemi virus corona (COVID-19) serta menjelang bulan suci ramadan di wilayahnya relatif stabil.
Hal itu berdasarkan hasil monitoring terhadap ketersediaan dan perkembangan harga sembilan bahan pokok (sembako) di wilayah setempat untuk mengendalikan potensi fluktuasi harga dari sejumlah komoditas yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat.
"Saya harus memantau kondisi stok sembako. Apa lagi kita menghadapi bulan puasa," ujar dia saat dijumpai diruang kerjanya, gedung A, lantai 2, kompleks perkantoran pemkab Buton, belum lama ini.
"Alhamdulillah masih normal-normal. Semoga seterusnya begini," tambahnya.
Lanjut, Zilfar menjelaskan tujuan monitoring ketersediaan barang dan harga itu untuk mencegah adanya penimbunan barang. Dan memastikan ketersediaan stok barang. Menurutnya, stok barang di Kabupaten Buton masih tersedia.
Tidak hanya itu, Zilfar menjelaskan untuk sembako tidak ada lonjakan harga yang signifikan, namun untuk kebutuhan penanggulangan virus corona sedikit mengalami kenaikan harga. Misalnya seperti msker dan alat pendeteksi suhu tubuh.
Menurut dia, lonjakan harga penanggulangan Covid-19 itu dikarenakan stok barang yang sulit ditemukan di pasaran.