Buton

Tangani Corona, La Bakry Pastikan Tenaga Medis Dapat Tambahan Insentif

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 4 April 2020 22:15 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Tangani Corona, La Bakry Pastikan Tenaga Medis Dapat Tambahan Insentif

PUBLIKSATU, BUTON - Pemerintah Kabupaten Buton menggeser Dana Alokasi Kusus (DAK) bidang kesehatan dan dana tak terduga sebesar Rp 6,5 miliar untuk penanganan pencegahan Covid-19 di wilayah kerjanya.

"Kami juga sudah malakukan pergeseran anggaran dari DAK bidang kesehatan serta dana tak terduga sebanyak 6 setengah milliar," ujar Bupati, La Bakry kepada Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi melalui video conference di ruang kerjanya, gedung A, lantai 2, kompleks perkantoran Pemkab Buton, Jumat (3/4/2020).

La Bakry menjelaskan dana pergeseran anggaran itu diperuntukan untuk keperluan pangadaan obat dan alat pelindung diri serta kebutuhan lainnya.

Termasuk kata dia, peningkatan insentif seluruh tenaga medis. Baik dokter, maupun perawat. "Memberikan insentif mereka sehingga mereka juga harus punya tubuh yang fit. Salah satunya insentif dalam bentuk peningkatan pendapatan yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku," ujarnya.

Menurut La Bakry meski telah dianggarkan, namun besarnya anggaran tersebut diakuinya belum memadai.

"Yang pertama memang anggaran yang 6 setengah ini kami rasa tidak mamadai untuk melakukan penanganan maupun pencegahan," ujarnya.

Diluar itu, La Bakry menjelaskan dalam rangka pencegahan, pihaknya juga sudah menyiapkan tambahan unit isolasi yang dibangun secara cepat untuk di rumah sakit umum daerah.

Bagikan