Buton

Eks Penumpang KM Lambelu tak Dirapid Test, La Bakry Akui Kekurangan Alat

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 20 April 2020 21:28 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Eks Penumpang KM Lambelu tak Dirapid Test, La Bakry Akui Kekurangan Alat
Bupati Buton, La Bakry

PUBLIKSATU, BUTON - Bupati Buton, La Bakry angkat bicara soal minimnya penggunaan rapid test kepada 24 orang eks penumpang KM Lambelu asal Kabupaten Buton beberapa waktu lalu.

La Bakry menjelaskan pelaksanaan rapid test ini hanya dipergunakan bagi mereka yang menimbulkan gejala. Alasannya, stok alat tes cepat di Kabupaten Buton sangat terbatas.

Menurut La Bakry jika mereka tidak menimbulkan gejala, pengetesan yang dilakukan akan menjadi sia-sia.

"Untuk sementara hanya yang penting sekali ketika dia menimbulkan gejala. Karena rapid testnya inikan terbatas. Kalau kita terlalu boros menggunakan, sementara kita lihat misalnya gejalanya tidak ada misalkan, kan mubazir ," ujar dia saat ditemui sejumlah wartawan usai rapat bersama camat dan lurah di gedung A, lantai 2, kompleks perkantoran Pemkab Buton, Senin (2020).

Lanjut, La Bakry menjelaskan dengan minimnya rapid test ini, maka penggunaannya akan dilakukan secara selektif.

"Jadi yang kita lakukan rapid test itu selektif. Yang hanya kita mau memastikan bahwa dia ini hanya cukup di karantina mandiri atau dirawat di rumah sakit," ujarnya.

Sebelumnya, Bupati La Bakry menyebutkan warga Kabupaten Buton yang menjadi penumpang Kapal Motor (KM) Lambelu yang tiba di Kota Baubau, Senin (6/4/2020) lalu sebanyak 24 orang.

Bagikan