Sumber Penularan Dua Pasien Positif Covid-19 di Buton Masih Misterius
Bagikan

PUBLIKSATU - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 nampaknya belum menemui titik terang dari mana sumber penularan yang dialami dua warga Buton terkonfirmasi positif virus corona.
Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Buton, dr M Hayun menjelaskan riwayat kontak kedua pasien itu belum belum di ketahui. Hanya saja, untuk pasien 02 diketahui pernah kontak dengan orang pelaku perjalanan tiga bulaan lalu.
"Baik kasus 01 maupun 02 riwayat kontaknya belum jelas. Jadi pada kasus pesien 02 ini memang ada kontak dengan pelaku perjalanan tapi itu sudah tiga bulan yang lalu. Jadi sebelum wabah covid di sana sudah. Jadi Itu saja, kontaknya belum jelas," dia melalui keteranhan rilisnya di ruangan media center covid-19 Buton, gedung A, Lantai 2, Kompleks Perkantoran pemkab Buton, Jumat (5/6/2020).
Lanjut, dokter menjelaskan untuk memutus rantai penyebaran covid-19, pihaknya akan menelusuri jejak kontak pasien itu. Dengan siapa saja ia melakukan kontak terhadap masyarakat dalam 14 hari terakhir. Nantinya, mereka yang pernah kontak dengan pasien itu akan di swab.
"Dalam 14 hari terakhir ini kita akan telusuri kontaknya, bertemu dengan siapa saja. Mengunjungi siapa saja dalam 14 hari terakhir. Itu nantin yang akan kita swab. Karena nanti itu semuanya akan masuk dalam status OTG," ujarnya.
Lanjut, Hayun menjelaskan saat ini kondisi pasien 02 itu tidak mengalami keluhan. Meski begitu, karantina akan tetap dilakukan.
"Untuk kondisi pasien 02, alhamdulillah pasiennya sekarang tidak ada keluhan saat ini. Karena hasil swabnya konfim positif maka tetap kita akan karantina," katanya.