Dua Desa di Buton Terlibat Sengketa Tapal Batas Wilayah
Bagikan

PUBLIKSATU - Warga Desa Bonelalo dan Wasuamba, Kecamatan Lasalimu terlibat sengketa tapal batas. Sengketa itu semakin mencuat setelah pemerintah desa Bonelalo memasang gapura yang dianggap sebagai batas antara kedua desa.
Warga Desa Wasumba, komplen. Mereka mengangap gapura batas desa yang didirakan desa Bonelalo telah memasuki wilayah administrasinya.
Atas insiden itu, Pemerintah Kecamatan setempat turun tangan. Menanggapi persoalan itu, Sekretaris Camat Lasalimu, La Ode Zahaba mengaku pihaknya dalam waktu dekat segera melakukan pertemuan antara forum pimpinan kecamatan. Mempertemukan kedua belah pihak.
Hal ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Sebab, kata dia sejauh ini, pihaknya telah menemukan adanya upaya perusakan gapura batas desa itu.
"Karena menurut informasi dan kita sudah lihat juga itu. Ada pengrusakan di situ. Di Batas itu. Ada bekas palu. Di gapura yang mereka bangun itu kan," ujar dia saat dihubungi Puliksatu.co melalui telepon, Selasa (25/8/2020).
"Cuma sudah ditau oleh Polsek. Makanya dalam waktu dekat ini kita akan panggil semua. Rapat muspika. Polsek, Koramil, terus dua desa itu. Kita mediasi. Supaya kita cari yang terbaik untuk mereka. Sehingga tidak ada dampak bagi masyarakat," imbuhnya.
Zahaba menjelaskan dalam sengketa lahan itu, setiap desa mempertahankan keyakinan mereka akan batas desa masing-masing. Olehnya, rapat muspika penting dilakukan untuk melihat rujukan dan landasan hukum batas desa.