Berita Terkini
Buton

Kader Kepo, Inovasi Cegah Stunting di Buton

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Minggu, 1 November 2020 23:13 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Kader Kepo, Inovasi Cegah Stunting di Buton

PUBLIKSATU, BUTON - Tim Penilaian Kinerja Pelaksanaan Konvergensi Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi Sulawesi Tenggara di Kabupaten Buton tahun 2020 telah berjalan. Penilaian kali ini difokuskan di Desa Laburunci, Kecamatan Pasarwajo, Selasa (27/10).

Ada yang menarik dipenilaian kali ini, karena ada inovasi pencegahan stunting bernama “Kader Kepo” binaan dari dinas kesehatan. Tujuan kader ini untuk mengajak seluruh masyarakat dalam program pencegahan dan penanganan stunting.

Ketua Tim Panelis Penilaian Stunting Sulawesi Tenggara di Kabupaten Buton, Ir.LD Alwia. Msi menjelaskan penyebaran stunting di Sulawesi Tenggara tersebar di tujuh daerah. Masing-masing, Kolaka Timur, Buton, Kolaka, Kolaka Timur, Muna, Buton Selatan dan Wakatobi.

Dalam penilaian di Kabupaten Buton itu, tim penilai mengunjungi Desa Laburunci, desa yang ditentukan untuk mewakili Kabupaten Buton. Tim penilai melihat langsung peran kader dalam melakukan pembangunan masyarakat yang benar dalam upaya penurunan stunting di desa itu.

Dalam penilaian itu juga, tim penilaian memberikan rekomendasi percepatan penanganan stunting agar mendapatkan hasil yang diharapkan untuk menjadi bahan evaluasi dan dapat memiliki sistem menajemen strategi dan kebijakan dalam penanganan stunting di Kabupaten Buton.

Untuk diketahui kunjungan tim penilai ini disambut langsung pemerintah Kabupaten Buton. Bupati La Bakry serah resmi membuka acara penilaian kinerja pelaksanaan konvergensi intervensi penurunan stunting terintegrasi di aula kantor Bupati Buton, gedung A, lantai 2, kompleks perkantoran Pemkab Buton.

Saat memberikan arahan, Bupati menyampaikan Buton masih termasuk daerah yang tinggi stunting di Sultra. Buton ada 20 daerah lokus.

Bagikan