Aksi Kemanusiaan, La Rin Bedah Rumah Tak Layak Huni di Buton
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON - Presiden Direktur Yayasan Rumah Sedekah Indonesia (YRSI), LM Syafrin Hanamu ST secara resmi menyerahkan kunci rumah milik Wa Maisa (80) yang terletak Kelurahan Pasarwajo, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Kamis (5/11/2020).
Penyerahan itu lantaran rumah Wa Maisa, seorang janda yang tinggal bersama delapan cucu, baru saja selesai menjalani bedah rumah yang memakan waktu kurang lebih 12 hari.
Bantuan sosial rumah ini, berukuran 6x12 M, permanen, lengkap bersama perabotan rumah tangga.
LD Muh Safrin Hanumu ST sapaan akrab La Rin ini menjelaskan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian, kemanusiaan. Selain itu, dengan bantuan sosial semacaman ini bertujuan untuk memicu dan mengembalikan nilai-nilai kegotongroyongan masyarakat Kabupaten Buton. Sebab, ia menilai nilai gotong royong di Kabupaten Buton kian lama makin berkurang.
"Saya hanya memicu sebenarnya. Inikan tanggung jawab sosial kita, artinya yang selama ini, ada yang hilang di Buton ini. Gotong royong. Gitu. Jadi saya coba memicu. Mengadakan beda rumah ini untuk memicu anak-anak muda, alhamdulillah saya datang 12 hari yang lalu. Ini kan sudah jadi. Saya lihat mereka pake lampu sorot. Mereka kerja sampai jam 3. Saya melihat itu. Anak-anak muda datang. Malam. Bantu-bantu," ujar dia kepada wartawan saat penyerahan rumah.
La Rin menjelaskan bedah rumah di Kabupaten Buton yang dilakukan pihaknya baru pertama kali. Meski begitu, bedah rumah Wa Maisa bukan akhir. Bantuan akan terus berlanjut, ditargetkan bantuan bedah rumah ini ada di setiap kecamatan. Bahkan ia mengaku minggu mendatang bantuan serupa menyasar Kelurahan Awainulu, kecamatan Pasarwajo.
"Jadi yang menentukan rumah beda itu. kita ada tim wawancara yang benar-benar layak di bantu. Kadang kala rumahnya tidak layak huni, cuma anaknya mampu, cuman tidak penuhi sama orang tuanya, gitu," ujarnya.