Pecahkan Pipa Air, Warga Hentikan Aktivitas Proyek Pengerjaan Jalan di Kapuntori
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON - Warga Kelurahan Watumotobe dan Wakangka berusaha menghentikan proyek pengerjaan peningkatan jalan poros Kapuntori-Labuan di Kelurahan Wakangka.
Hal itu, dikarenakan aktivitas proyek tersebut disebut mengakibatkan putusnya pipa saluran air swadaya milik warga dan mengakibatkan putusnya aliran air selama lima hari.
Warga dua kelurahan itu berbondong-bondong ke jalan menuju lokasi pekerjaan proyek untuk menuntut ganti rugi. Aksi protes ini terjadi Senin (09/11/2020) lalu.
Kapolsek Kapontori, Iptu La Ajima menjelaskan aksi protes yang dilakukan warga disebabkan pekerjaan yang dilakukan oleh PT. Merah Putih Alam Lestari telah merusak pipa air swadaya milik warga dan mengakibatkan putusnya aliran air selama lima hari.
Pipa air yang rusak berlokasi di dua titik dengan panjang sekitar 32 Meter yang memerlukan penggantian pipa sebanyak delapan batang.
"Aksi protes tersebut, masyarakat kedua kelurahan didampingi oleh lurah masing-masing," ujar dia.
Personel Polsek Kapontori lakukan pengamanan terhadap aksi protes warga dan mengimbau warga agar tetap tenang menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif.