UMAR SAMIUN BICARA (3-Selesai): Penuhi Kebutuhan Nasional, Aspal Buton Siap Ekspor
Bagikan

BUKAN hanya kebutuhan nasional, Aspal Buton juga akan memenuhi pasar dunia. Keyakinan Umar Samiun -sapaan Samsu Umar Abdul Samiun- dilontarkan ketika menjawab sejumlah pertanyaan wartawan Buton Pos, Irwansyah Amunu.
Luar biasa sekali, rupanya ada teknologi terbaru akan diluncurkan, menggambarkan bahwa aspal Buton bukan hanya punya resources tapi juga teknologi yang memadai. Kita tidak lagi bicara di langit, tapi sudah ada alatnya. Dari semua ini ada masa depan yang cerah bagi daerah, negara, dan bisa menjadi harapan masyarakat terkait apa yang ada saat ini. Bagaimana untuk mengangkat optimisme itu, sehingga mereka merasa bangga dengan aspal Butonnya?
Artinya peristiwa lama, dimana Buton terkenal karena aspalnya, kembali lagi dikenal. Tapi dengan dua hal yang belum kita dapatkan dulu, teknologinya, dan secara meluas terbentang. Multi efek dari masuknya dana.
Yang kedua, sekarang orang mau usaha, mau bisnis, ada tiga syarat saja. Satu, deposit bahan bakunya, kedua, teknolginya, ketiga, pasar dalam dan luar negeri. Kita sudah punya teknologi, bahan baku yang tidak akan habis sampai hari kiamat. Pasarnya dalam dan luar negeri.
Tadi saya banyak ceritakan soal CPHMA. Oke, Saya geser sekarang ke teknologi. Sekarang ada Cina yang sudah masuk. Mereka sudah mulai masuk. Beroperasi juga.
Akan tetapi saya kejar dengan ada teknologi dari dalam negeri. Seribu persen saya yakin mereka akan masalah. Karena teknologi mereka terlalu rumit. Karena dia belum tahu betul tentang psikolog aspal.
Karena begitu mereka panaskan, aspal dipanaskan mesinnya, melengket semua. Melengket di mesin-mesinnya. Aspal kan ada unsur minyak. Jadi begitu dipanaskan melengket minyaknya. Sekarang mereka lagi sibuk bagaimana melumerkan lengketan-lengketan.