Buton

Dampingi Deputi Kementerian Tinjau Aspal Buton, Gubernur Ali Mazi: Tidak Ada Lagi Halangan Investasi

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 2 Februari 2021 02:54 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Dampingi Deputi Kementerian Tinjau Aspal Buton, Gubernur Ali Mazi: Tidak Ada Lagi Halangan Investasi

PUBLIKSATU, BUTON - Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi bersama Bupati Buton La Bakry menerima kunjungan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) yang datang bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian PUPR di Kabupaten Buton, Senin (1/2/2021).

Kedatangan sejumlah kementerian itu juga didampingi oleh ketua ASPABI, Dwi Putranto dan Dirut PT KPA, Irwan Hermato untuk meninjau sejumlah perusahaan dan lokasi pertambangan aspal di Kecamatan Lasalimu, Desa Lawele. Serta melihat langsung sarana prasarana, pelabuhan yang ada di Desa Nambo dan Pelabuhan Banabungi.

Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi, Kemenko Marves, Ayodhia G. L. Kalake menjelaskan kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari hasil koordinasi yang dipimpin Menteri Luhut Binsar Panjaitan saat rapat bersama Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi dan Bupati Buton, La Bakry.

Di mana tujuan kunjungan kerja agar pemerintah pusat mendapatkan gambaran mengenai potensi aspal di Kabupaten Buton yang dapat di eksplorasi dan nanti dapat di ekspektasi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Kami suatu kehormatan, beliau (Gubernur Ali Mazi) bersedia hadir bersama kami menunjukan langsung wilayah yang dapat di eksplorasi dan nanti di ekspektasi untuk masyarakat generic untuk ekonomi lebih berkembang lagi," ujar dia kepada sejumlah wartawan di lokasi tambang aspal di Kecamatan Lasalimu, Senin (1/2/2021).

Selain itu, kunjungan kerja ini juga untuk memastikan fasilitas pendukung, infrastruktur dan sarana prasarana yang ada di Kabupaten Buton. Sehingga, pada saat pendistribusian aspal Buton untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan nasional dapat berjalan dengan baik.

"Dan juga kami di sini ingin memastikan mengenai fasilitas pendukungnya. Infrastruktur, sarana prasarana. Sehingga pada saat distribusi nanti dapat berjalan dengan baik," ujarnya.

Bagikan