Kapolres Buton Wanti-wanti Anggotanya Tidak Bermain Tik-tok
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON - Kepala Kepolisian Resor Buton, AKBP Gunarko mewanti-wanti anggota kepolisian di wilayah hukumnya untuk tidak bermain tiktok. Hal itu ditegaskannya pada saat rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Bhabinkamtibmas Polsek Jajaran di Aula Endra Dharmalaksana Polres Buton, Rabu (28/4/2021).
“Saya menekankan bahwa personel Polri dilarang bermain tiktok. Apa lagi pada saat menggunakan pakaian dinas dan terkait Duk Ops Bhabinkamtibmas akan disalurkan langsung ke rekeningnya masing-masing dan lengkapi perwabkunya," tegasnya.
Anev tersebut dilakukan setiap bulan untuk melakukan evaluasi terhadap kegiatan Bhabinkamtibmas di wilayah binaan dan kendala yang ditemukan serta masukan dari masyarakat pada saat melakukan sambang dalam menjaga Harkamtibmas.
Dalam arahannya, Kapolres Buton mengatakan pandemi saat ini belum berakhir. Maka, diharapkan kerja keras personil untuk turun ke masyarakat setiap hari.
”Pandemi Covid-19 hingga saat ini belum berakhir, kita sebagai garda terdepan wajib selalu ingatkan masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Perlu kerja keras dari rekan-rekan semua yang setiap harinya turun bersentuhan dengan masyarakat," kata Kapolres Buton.
Ada beberapa penekanan Kapolres Buton kepada Bhabinkamtibmas, diantaranya, dalam penggunaan Media Sosial agar lebih bijak dalam penggunaannya. Misalnya tidak bermain tiktok. Apa lagi sedang berkaian dinas.
Ia juga menambahkan bahwa dengan bertambahnya penyebaran Covid-19 di beberapa Polda di Indonesia. “Rencananya akan dibuat PPKM Mikro seluruh Indonesia dan penyuntikan Vaksin Lansia untuk wilayah Sulawesi Tenggara paling rendah jadi diminta untuk proaktif dan jemput bola, untuk menghadirkan lansia” bebernya.
"Menghadapi Pandemi Covid-19 jangan takut berlebihan tapi kita harus tetap waspada dengan berusaha atau berikhtiar menjalankan protokol kesehatan. Vitamin yang telah diberikan oleh Urkes Polres Buton agar diminum selain itu agar rutin melakukan olah raga," sambungnya. (*)