Buton

Abrasi Pantai Ancam Putuskan Jalan Penghubung Buton dan Buton Utara di Waoleona

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 2 Juni 2021 17:29 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Abrasi Pantai Ancam Putuskan Jalan Penghubung Buton dan Buton Utara di Waoleona

PUBLIKATU, BUTON - Jalan penghubung Kabupaten Buton dan Buton Utara tepatnya di Desa Waoleona, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton, terancam putus. Penyebabnya, jalan ini berada di pinggir pantai yang terkena abrasi air laut.

Tidak ada pembatas antara jalan dan pantai. Hempasan ombak pecah saat mengenai badan jalan. Jalan terlihat kian terkikis. Sudah begitu, jalan tersebut sudah lama terlihat tak pernah terbungkus aspal. Jalan berlubang-lubang. Sungguh memprihatinkan.

"Kondisi jalan di desa kami, tepatnya Desa Waoleona sangat memprihatinkan, jalan yang berlumpur dan berlubang berisikan air laut sangat membahayakan bagi para pelintas, padahal jalan ini merupakan jalan poros utama penghubung Buton dan Buton Utara," ujar warga setempat, Irnayati kepada Publiksatu.co.

Bila ditilik lebih jauh, desa di kecamatan penghasil aspal itu terkesan terisolasi. Sudah miliki jalan nyaris putus dibagian utara desa, kemudian ditambah lagi dengan jembatan rusak dibagian selatan. Desa ini terkepung dengan akses penghubung yang memprihatinkan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Buton, Wahyudin menjelaskan perbaikan jembatan tersebut sudah kerap diusulkan. Sebab, perbaikan jembatan itu masuk kewenangan provinsi.

Nah, saat ini, kata dia, jembatan itu telah diperbaiki sementara untuk dapat dilalui.

"Itu Waoleona dari pemda Buton juga kita sudah beberapa tahun mengusulkan, karena itu status jembatan kewenangan provinsi, kemarin sempat viral-viral juga. Alhamdulillah sudah ada respon dari pihak provinsi sudah memperbaiki juga mudah-mudah ke depan sudah di aspal. Tapi sementara kemarin saya melintas juga di situ alhamdulliah sudah bagus. Sudah bisa dilewati," ujar dia kepada sejumlah wartawan di lobi kantor Bupati Buton, belum lama ini.

Bagikan