Buton

Safari Ramadan di Wabula. Bupati Buton Serahkan Wakaf Al-Qur'an BWA

Oleh Irwansyah Amunu · Senin, 11 April 2022 11:54 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Safari Ramadan di Wabula. Bupati Buton Serahkan Wakaf Al-Qur'an BWA

BUTON.PUBLIKSATU-Enam hari Ramadan, Jumat (8/4/2022), Bupati Buton, Drs. La Bakry, M.Si didampingi Ny. Delia Montolalu La Bakry melakukan safari ramadan di Masjid Nur Muhammad Kecamatan Wabula. Acara diawali dengan buka puasa bersama hingga salat tarawih berjamaah. Momen ini menjadi safari ramadhan pertama putera daerah Buton tersebut di wilayah Kabupaten Buton.

Pada kesempatan ini, Bupati menyerahkan secara simbolis wakaf Al-Qur'an dari Badan Wakaf Al-Qur'an (BWA) Jakarta kepada Imam Masjid Nur Muhammad. Sebanyak 140 Al-Qur'an diwakafkan untuk seluruh masjid di Kecamatan Wabula. Total 2.000 Al-Qur'an akan diwakafkan di seluruh kecamatan se-Kabupaten Buton.

Dalam ceramah tarawihnya, Bupati Buton, Drs. La Bakry, M.Si mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan kepada seluruh masyarakat Wabula.

"Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1443 H/ 2022 M. Mudah-mudahan dengan nikmat Allah SWT berupa kesehatan dan kesempatan, kita senantiasa meningkatkan kuantitas dan kualitas amal ibadah kita selama bulan suci Ramadan ini," tutur Ketua DPD Golkar Buton dirilis dilaman Facebook Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Buton.

Tentu kita berharap, lanjut Bupati, ibadah puasa tahun ini menjadi ibadah terbaik dari seluruh puasa kita selama ini.

"Untuk itu, mewakili seluruh jajaran Pemerintah Daerah, Saya ucapkan permohonan maaf sedalam-dalamnya, apabila interaksi kita selama ini terdapat kekhilafan, baik sebagai kepala daerah maupun secara pribadi. Saya mohon dimaafkan," ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan sejak hari pertama puasa, secara kuantitas amal ibadah kita bertambah, baik secara pribadi maupun berjamaah.

"Nah karena itu kita berharap setiap tahun juga bertambah secara kualitas ibadah kita, baik secara pribadi maupun sosial. Yang paling pokok dari semua ibadah, hendaknya ibadah-ibadah kita itu berdampak kepada ketenangan jiwa kita. Salah satu yang perlu kita tingkatkan kualitasnya adalah kualitas salat kita. Apakah salat kita itu sudah berdampak bagi ketenangan jiwa kita dan keluarga," jelas suami Delya Montolalu.

Menurutnya, salah satu cara meningkatkan kualitas ibadah salat kita yaitu dengan khusyu dalam menunaikan salat. "Khusyu itu memang sesuatu yang sulit sekali. Namun menurut saya ada caranya. Salah satunya dengan perlu memahami arti atau makna setiap bacaan kita sehingga kita bisa menemukan semangat kekhusuan salat kita dimulai dari takbiratul ihram dan seterusnya. Ayo buka lagi kunci ibadah dan petunjuk salat. Demikian juga dengan bacaan-bacaan yang kita lafazkan sebaiknya kita pahami maknanya. Sehingga pikiran kita langsung menuju kepada penghambaan kita kepada Allah SWT," kata Ketua DPW Bapera Sultra ini.

Bagikan